Monday, July 30, 2012

Asbabun Nuzul ayat 41 surah almaidah

Bismillahirrahmanirrahim. Assalaamu Alaykum Wa Rahmatullaahi Wa Barakaatuh
 Al Barra' ra menjelaskan bahawa pada suatu hari, rasulullah saw berpapasan dengan orang-orang yahudi. Mereka membawa seseorang dari mereka yang dihukum jemur dan cambuk.Baginda pun bertanya kepada mereka: Apakah seperti ini hukuman bagi penzina dalam kitab kalian? Ya, jawab mereka. Lalu Rasulullah saw memanggil seorang pendeta mereka dan bertanya "Demi Allah yang menurunkan taurat kepada Musa. Apakah benar seperti ini hukuman bagi benzina didalam kitab kalian?. Pendeta yahudi itu menjawab"Sesungguhnya tidak seperti itu. Jika tadi kau tidak bersumpah terlebih dahulu, aku tak akan menjelaskan yang sebenarnya. Didalam kitab kami , hukuman zina adalah rejam. Namun kerana banyakdari kalangan pembesar melakukannya, kami pun membiarkannya. Jika pelakunya adalah dari kalangan rakyat, kami menerapkan hukuman itu keatasnya. Kerana itu berdasarkan hasil musywarah. kami menerapkan atas kalangan pembesar dan rakyat, hukuman jemur dan cambuk. Rasulullah saw pun bersabda" Ya Allah akulah orang yang pertama menghidupkan kembali perintah mu setelah dihapus mereka". Rasul saw lalu menetapkan hukuman rejanm bagi penzina. Kemudian Rasul saw melakukan perejaman keatas orang yahudi yang berzina itu. Maka turunlah ayat ayat 41 surah almaidah dibawah ini. (HR Ahmad dan muslim)

  Wahai Rasul Allah! Janganlah engkau menanggung dukacita disebabkan orang-orang yang segera menceburkan diri dalam kekufuran, iaitu dari orang-orang yang berkata dengan mulutnya: "Kami tetap beriman", padahal hatinya tidak beriman; demikian juga dari orang-orang Yahudi, mereka orang-orang yang sangat suka mendengar berita-berita dusta; mereka sangat suka mendengar perkataan golongan lain (pendita-pendita Yahudi) yang tidak pernah datang menemuimu; mereka ini mengubah serta meminda perkataan-perkataan (dalam Kitab Taurat) itu dari tempat-tempatnya yang sebenar. Mereka berkata: "Jika disampaikan kepada kamu hukum seperti ini maka terimalah dia, dan jika tidak disampaikannya kepada kamu, maka jagalah diri baik-baik". Dan sesiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, maka engkau tidak berkuasa sama sekali (menolak) sesuatu apapun (yang datang) dari Allah untuknya. Mereka ialah orang-orang yang Allah tidak mahu membersihkan hati mereka; bagi mereka kehinaan di dunia, dan di akhirat kelak mereka beroleh azab seksa yang besar.
Post a Comment