Wednesday, September 4, 2013

QONA'AH, Sifat Utama di Akhir Zaman

بسم الله الرحمن الرحيم
Assalaamu Alaykum Wa Rahmatullaahi Wa Barakaatuh
 اللهم صل على محمد وآل محمد
dari fb



Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sungguh sangat beruntung seorang yang masuk Islam, kemudian mendapatkan rizki yang secukupnya dan Allah menganugrahkan kepadanya sifat qana’ah (merasa cukup dan puas) dengan rezki yang Allah berikan kepadanya” Muslim/1054

Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya kemewahan dunia (harta), akan tetapi kekayaan (yang hakiki) adalah kekayaan (kecukupan) dalam jiwa (hati)”
Riwayat Imam Bukhari/6081 Muslim/120

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “…Ridhahlah (terimalah) pembagian yang Allah tetapkan bagimu maka kamu akan menjadi orang yang paling kaya (merasa kecukupan)” HR at-Tirmidzi /2305 Ahmad 2/310, dinyatakan hasan oleh syaikh al-Albani.


Imam As-Syafii rahimahullah berkata :
Jika engkau memiliki hati yang selalu qona’ah, maka sesungguhnya engkau sama seperti raja dunia.

Al-Hasan Al-Bashri pernah berkata ;
“Sesungguhnya diantara lemahnya imanmu engkau lebih percaya kepada harta yang ada di tanganmu dari pada apa yang ada di sisi Allah” (Jami’ul ‘Uluum wal hikam 2/147)

Ibnu Batthool rahimahullah berkata
“Dan kaya jiwa (qona’ah) merupakan pintu keridhoan atas keputusan Allah dan menerima (pasrah) terhadap ketetapanNya, ia mengetahui bahwasanya apa yang di sisi Allah lebih baik bagi orang-orang yang baik, dan pada ketetapan Allah lebih baik bagi wali-wali Allah yang baik” (Syarh Shahih Al-Bukhari)

Do’a Meminta Ketakwaan dan Sifat Qona’ah

اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى

“Allahumma inni as-alukal huda wat tuqo wal ‘afaf wal ghina.”
Artinya: Ya Allah, aku meminta pada-Mu petunjuk, ketakwaan, diberikan kemuliaan jiwa dan kaya hati. (HR. Muslim no. 2721)
Post a Comment