Monday, December 15, 2014

ERTI KESUSAHAN

بسم الله الرحمن الرحيم Assalaamu Alaykum Wa Rahmatullaahi Wa Barakaatuh اللهم صل على محمد وآل محمد



By Diyana Tahir
Suatu hari seorang guru memberi ujian pada kedua muridnya, siapa yang berjaya sampai ke tempat tujuan dengan memikul kayu sepanjang 6 meter, dia yang akan mendapat hadiah dan lulus.
Kemudian berlarilah kedua murid itu dengan memikul batang kayu masing-masing, sang guru sudah mendahului mereka dan menunggu di tempat tujuan.
Di tengah perjalanan salah satu murid mulai berfikir 'kayu ini terlalu berat sebaiknya αкυ potong saja biar ringan dan lariku jadi lebih cepat'. Lalu dia memotong kayunya jadi 3 meter dan alhasil dia berlari lebih cepat meninggalkan murid satunya yang terkedek2 karena berat kayunya.
Setelah mendekati tempat tujuan murid itu terhenti dan bingung karena untuk ke tempat tujuan harus melewati jurang selebar 5,75 meter.
Di tengah2 kebingungannya murid yang satunya datang dengan tertatih2, kemudian dia memakai kayunya yang masih panjang untuk menyeberang dan sampai di tempat tujuan.
Renungan:
Dalam hidup ini setiap orang pasti memikul beban kehidupannya dan semua beban hidup itu bertujuan untuk membuat kita menjadi manusia yang lebih cekal, dewasa dan lebih baik.
Tetapi kadang ada orang yang mengira dirinya cerdik dan bijaksana dgn menyoalkan bahkan menghindar dari beban yang harus dipikulnya.
Memang kadang kita merasa terkedek-kedek karena kelelahan dan beratnya beban hidup yang harus kita pikul, tapi jalani saja hidup ini dengan rasa syukur, sabar, tulus, jujur dan iklas.
Segala yang terjadi menjadikan kita lebih memahami KEBAHAGIAAN dan KEBAIKAN.
Post a Comment